Warga Kota Medan dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan seorang pria melakukan tindakan onani di dalam sebuah angkutan kota (angkot) yang sedang beroperasi. Aksi memalukan ini terekam oleh penumpang lain dan dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial, menuai kecaman dan keresahan dari masyarakat.
Kronologi Kejadian Memalukan di Angkot:
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari video viral dan keterangan saksi mata, peristiwa tidak senonoh ini terjadi pada Selasa siang, 8 April 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Seorang pria yang belum diketahui identitasnya menaiki sebuah angkot trayek tertentu di kawasan pusat Kota Medan. Saat angkot sedang melaju dan terdapat beberapa penumpang lain di dalamnya, pria tersebut secara tiba-tiba melakukan tindakan onani secara vulgar.
Aksi Direkam Penumpang Lain dan Viral di Media Sosial:
Aksi pelaku yang menjijikkan ini direkam secara diam-diam oleh salah seorang penumpang wanita yang merasa sangat tidak nyaman dan terganggu. Setelah merekam kejadian tersebut sebagai bukti, penumpang tersebut kemudian mengunggah video tersebut ke media sosial. Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung viral dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet Medan dan sekitarnya.
Reaksi Warga dan Pihak Berwajib:
Video viral tersebut menuai reaksi keras dan kecaman dari masyarakat. Banyak warganet yang merasa geram dan jijik dengan tindakan pelaku yang dianggap melecehkan dan meresahkan penumpang lain, terutama kaum wanita. Desakan agar pihak berwajib segera bertindak dan menangkap pelaku pun menggema di media sosial.
Menanggapi video viral tersebut, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan melalui akun media sosial resminya menyatakan telah menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut untuk segera melapor ke pihak berwajib.
Dampak dan Himbauan Keamanan:
Insiden ini tentu menimbulkan rasa tidak aman dan waswas bagi para pengguna angkutan kota di Medan, terutama bagi kaum wanita. Pihak berwajib diharapkan dapat segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
