Hari: 25 Mei 2025

Nasi Timbel Medan: Kelezatan Nasi Pulen Beraroma Daun Pisang dengan Lauk Komplit yang Menggoda!

Nasi Timbel Medan: Kelezatan Nasi Pulen Beraroma Daun Pisang dengan Lauk Komplit yang Menggoda!

Medan, kota yang dikenal dengan keberagaman kuliner yang kaya dan cita rasa yang kuat, punya satu hidangan tradisional yang tak boleh dilewatkan: Nasi Timbel. Meskipun aslinya dari tanah Sunda, Nasi Timbel telah menemukan tempat di hati warga Medan sebagai hidangan yang mengenyangkan, kaya rasa, dan sangat cocok untuk makan siang maupun malam.

Ciri Khas Nasi Timbel: Aroma Daun Pisang yang Menggugah Selera

Daya tarik utama dari Nasi Timbel adalah nasinya yang pulen dan dimasak dengan sempurna. Namun, yang membuatnya istimewa adalah cara penyajiannya: nasi ini dibungkus dengan daun pisang. Proses pembungkusan ini bukan hanya sekadar estetika, melainkan juga memberikan aroma khas yang sedap dan alami pada nasi. Saat bungkusan daun pisang dibuka, aroma harumnya langsung menyeruak, menggugah selera sebelum suapan pertama.

Nasi yang pulen berpadu dengan aroma daun pisang menciptakan sensasi makan yang berbeda, terasa lebih tradisional dan otentik.

Lauk Pauk Komplit: Harmoni Rasa dalam Satu Sajian

Nasi Timbel tidak akan lengkap tanpa lauk pauk komplit yang menyertainya. Inilah yang membuat hidangan ini begitu mengenyangkan dan kaya rasa. Pilihan lauknya sangat beragam, memungkinkan Anda menyesuaikan dengan selera:

  • Ayam Goreng: Pilihan klasik yang renyah di luar dan juicy di dalam. Beberapa tempat juga menawarkan ayam bakar dengan bumbu manis legit atau ayam gepuk yang pedas nampol.
  • Ikan Asin: Penambah selera makan dengan rasa gurih asin yang khas.
  • Tahu/Tempe Goreng: Pelengkap wajib yang gurih dan berprotein.
  • Sambal: Jangan lupakan sambal! Baik itu sambal terasi, sambal bawang, atau sambal matah, kehadiran sambal akan meningkatkan cita rasa Nasi Timbel dengan sensasi pedasnya.
  • Sayur Asem atau Lalapan Segar: Sebagai penyeimbang, hidangan ini sering dilengkapi dengan semangkuk sayur asem hangat yang segar atau lalapan segar berupa timun, selada, dan kemangi, memberikan tekstur renyah dan nutrisi tambahan.
  • Nasi Timbel di Medan: Sajian Khas untuk Segala Suasana

Di Medan, Nasi Timbel menjadi pilihan favorit banyak orang, baik untuk makan siang bersama kolega, makan malam keluarga, atau sekadar mencari hidangan tradisional yang mengenyangkan. Anda bisa menemukan Nasi Timbel di berbagai restoran masakan Sunda atau rumah makan khas Indonesia yang tersebar di kota ini.

Hilang Fokus: Pengendara Terios Menabrak Mobil Patwal di Medan

Hilang Fokus: Pengendara Terios Menabrak Mobil Patwal di Medan

Sebuah insiden lalu lintas terjadi di salah satu ruas jalan utama Kota Medan, ketika seorang pengendara menabrak mobil patroli dan pengawalan (Patwal) kepolisian. Kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kurangnya fokus dari pengemudi kendaraan pribadi. Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan bahaya hilang konsentrasi saat berkendara, yang dapat berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis, 22 Mei 2025, sekitar pukul 10.30 WIB, di Jalan Gatot Subroto, Medan, tepatnya di dekat persimpangan yang ramai. Mobil Toyota Terios berwarna putih yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial AR (30) tiba-tiba oleng dan langsung menabrak mobil Patwal milik Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan yang sedang berhenti di bahu jalan untuk mengatur arus lalu lintas. Mobil Patwal tersebut mengalami kerusakan di bagian belakang, sementara Terios mengalami ringsek di bagian depan.

Menurut keterangan dari Bripka Joko Susilo, anggota Patwal yang berada di lokasi kejadian, mobil Patwal dalam posisi berhenti dengan lampu rotator menyala, memberikan tanda kepada pengendara lain. “Tiba-tiba saja dari belakang mobil Terios melaju dan langsung menabrak. Untungnya tidak ada korban jiwa dari pihak kami, hanya kerusakan pada kendaraan,” jelas Bripka Joko saat ditemui di lokasi. Pengendara menabrak diduga karena sedang melamun atau terganggu oleh ponsel, sehingga tidak menyadari keberadaan mobil Patwal di depannya.

Pengemudi Terios, AR, tidak mengalami luka serius, namun terlihat syok pasca kejadian. Ia langsung diamankan oleh petugas kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolrestabes Medan. Kepala Unit Laka Lantas Polrestabes Medan, AKP Harjono, menyatakan bahwa pihaknya akan mendalami penyebab pasti kecelakaan ini, termasuk memeriksa kondisi fisik pengemudi dan kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan ia hilang kendali. “Kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui apakah ada kelalaian dari pengendara menabrak ini,” tegas AKP Harjono.

Insiden ini kembali menekankan betapa pentingnya konsentrasi penuh saat mengemudi. Gangguan sekecil apa pun, seperti menggunakan ponsel atau melamun, dapat berujung pada kecelakaan yang tidak diinginkan. Diharapkan kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga fokus agar terhindar dari bahaya kecelakaan.

Ketua Ormas Ditangkap Gegara Lakukan Tindak Ancaman di Medan

Ketua Ormas Ditangkap Gegara Lakukan Tindak Ancaman di Medan

Medan kembali menjadi sorotan setelah seorang ketua organisasi masyarakat (Ormas) berinisial AS (45) ditangkap oleh pihak kepolisian karena diduga melakukan Tindak Ancaman terhadap seorang wartawan. Insiden ini memicu kekhawatiran akan kebebasan pers dan menegaskan pentingnya perlindungan bagi para jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

Tindak Ancaman tersebut terjadi pada hari Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, di kantor salah satu media daring di Jalan Setia Budi, Medan. Korban, seorang wartawan investigasi berinisial TN (30), sebelumnya menulis sebuah artikel yang menyoroti dugaan praktik pungutan liar yang melibatkan oknum dari Ormas yang dipimpin oleh AS. Merasa tidak terima dengan pemberitaan tersebut, AS bersama beberapa anggotanya mendatangi kantor media tersebut dan melakukan Tindak Ancaman secara verbal dan intimidasi fisik terhadap TN. Peristiwa ini kemudian dilaporkan oleh TN ke Polrestabes Medan.

Setelah menerima laporan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan korban, saksi-saksi, dan bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian, polisi berhasil mengidentifikasi AS sebagai terduga pelaku utama. Pada hari Jumat, 23 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, AS berhasil ditangkap di kediamannya di kawasan Medan Helvetia tanpa perlawanan. Beberapa barang bukti terkait intimidasi juga turut diamankan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Bambang Supriadi, S.IK., M.Si., dalam konferensi pers pada hari Sabtu, 24 Mei 2025, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk Tindak Ancaman terhadap jurnalis. “Kebebasan pers adalah pilar demokrasi. Kami akan menindak tegas siapa pun yang mencoba menghalangi atau mengancam kinerja wartawan dalam mencari dan menyampaikan informasi yang benar kepada publik,” ujar Kombes Pol. Bambang Supriadi. Beliau juga menambahkan bahwa kasus ini akan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Tersangka AS kini dijerat dengan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan dan Pasal 18 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Penghalangan Kinerja Jurnalistik, dengan ancaman hukuman penjara. Kasus Tindak Ancaman ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak untuk menghormati profesi jurnalis dan menyelesaikan setiap sengketa melalui jalur hukum yang berlaku, bukan dengan kekerasan atau intimidasi.

Theme: Overlay by Kaira nbcmedan.it.com
Sumatera Utara, Indonesia