10 Pria Perkosa Mahasiswi di Medan, Mengancam Ingin Dibunuh

Medan, Sumatera Utara – Kasus pemerkosaan beramai-ramai yang dilakukan oleh 10 orang pria terhadap seorang mahasiswi di Medan menggemparkan publik. Para pelaku tidak hanya melakukan tindakan bejat tersebut, tetapi juga mengancam dibunuh korban jika berani melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Korban, seorang mahasiswi berinisial Bunga (nama samaran), mengalami trauma mendalam akibat perbuatan keji yang dilakukan oleh para pelaku. Kejadian ini bermula ketika Bunga diundang oleh salah seorang pelaku untuk menghadiri sebuah pesta di sebuah rumah kos di wilayah Medan pada hari Sabtu, 27 Januari 2024.

“Korban diundang oleh salah seorang pelaku untuk menghadiri pesta. Di sana, korban dicekoki minuman keras hingga tidak sadarkan diri,” ujar Kompol Teuku Fathir Mustafa, Kapolsek Medan Kota, saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Dalam kondisi tidak sadarkan diri, Bunga kemudian diperkosa secara bergantian oleh 10 orang pria yang berada di lokasi tersebut. Para pelaku juga mengancam dibunuh korban jika berani melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

“Pelaku juga mengancam dibunuh korban jika berani melapor. Korban yang ketakutan, akhirnya memilih untuk diam,” jelas Kompol Teuku Fathir Mustafa.

Namun, setelah beberapa hari, Bunga akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Berdasarkan laporan korban dan hasil penyelidikan, pihak kepolisian berhasil menangkap 8 dari 10 pelaku.

“Kami berhasil menangkap 8 dari 10 pelaku. Saat ini, kami masih melakukan pengejaran terhadap 2 pelaku lainnya,” ungkap Kompol Teuku Fathir Mustafa.

Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Pihak kepolisian juga akan menjerat para pelaku dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, karena telah mengancam dibunuh korban.

“Kami akan menjerat para pelaku dengan pasal berlapis. Kami ingin memberikan efek jera kepada para pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tegas Kompol Teuku Fathir Mustafa.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Medan. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para wanita, untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Pihak kepolisian juga meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya tindak kejahatan.

Theme: Overlay by Kaira nbcmedan.it.com
Sumatera Utara, Indonesia